Ciri – Ciri Klasifikasi Lengkap Dan Manfaat Tanaman Lumut

Ciri – Ciri Klasifikasi Lengkap Dan Manfaat Tanaman Lumut

Ciri – Ciri Klasifikasi Lengkap Dan Manfaat Tanaman Lumut

Ciri – Ciri Klasifikasi Lengkap Dan Manfaat Tanaman Lumut

Ingin Beli Tanaman Lumut Kami ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Ciri – Ciri Klasifikasi Lengkap Dan Manfaat Tanaman Lumut – Lumut memiliki nama latin sebagai  (Bryophyta). Biasanya kita bisa menemukan tanaman lumut pada tempat yang memiliki suhu yang lembab. Seperti batuan pinggir sungai, dinding kamar mandi, atau saluran air di rumah. Lumut ternyata juga bisa tumbuh pada tanah yang memiliki kualitas yang buruk bahkan tanah yang tidak subur sama sekali.

Tetapi banyak yang menemukan habitat lumut ini tumbuh di rawa-rawa yang membentuk rumpun atau bantalan yang dari tiap-tiap tahun tampak bertambah luas. Dan pada bagian  bawah atau yang ada dalam air mati berubah menjadi gambut yang membentuk tanah gambut. Jenis tanah ini untuk menggemburkan medium pada tanaman pot dan bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar. Karena habitatnya sangat luas, maka tubuhnya pun mempunyai struktur yang bermacam-macam.

Pada daerah kering tanaman lumut juga bisa tumbuh dengan membentuk badan yang berbentuk seperti bantalan, sedangkan yang hidup di tanah hutan bisa berbentuk seperti lapisan permadani. Lumut di daerah lahan gambut dapat menutupi tanah sampai beribu kilometer.

Sebenarnya lumut tidak pernah mengisap air dari dalam tanah, atau malah membuat permukaan air menjadi kotor.  Tetapi justru banyak melindungi tanah dari penguapan air yang terlalu besar. Lumut daun merupakan tumbuhan yang berdiri tegak, kecil, dan letak daunnya tersusun teratur mengelilingi tangkainya seperti spiral .

Namun sayangnya tumbuhnya lumut ini sering dianggap sebagai tanaman liar dan tak sedikit yang menganggap lumut sebagai tanaman gulma. Tetapi sebenarnya tanaman lumut adalah pilihan sempurna sebagai tanaman dekoratif baik diletakkan pada taman ataupun kebun. Karena warna pada lumut yang hijau bisa memberi efek menenangkan jika dipandang.

Adapun beberapa manfaat lain dari lumut adalah sebagai berikut :

  • Tumbuhan lumut mempunyai peran dalam ekosistem sebagai penyedia oksigen dan penyimpan air karena sifat selnya yang menyerupai spons, dan juga sebagai penyerap polutan.
  • Tumbuhan ini juga dikenal sebagai tumbuhan perintis, mampu hidup di lingkungan yang kurang disukai tumbuhan pada umumnya.
  • Beberapa tumbuhan lumut difungsikan sebagai ornamen tata ruang. Beberapa spesies Sphagnum bisa dipakai sebagai obat kulit dan mata.
  • Tumbuhan lumut yang tumbuh di lantai hutan hujan membantu menahan erosi, mengurangi bahaya banjir, dan bisa menyerap air pada musim kemarau.

Ada 22 ribu jenis varietas lumut yang tersebar di seluruh dunia dan juga memiliki sifat kosmopolit. Dan untuk memudahkan mengenalinya maka perlu dilakukan pengelompokan berdasarkan ukuran dan bentuknya. Terdapat tiga jenis lumut jika dikelompokkan berdasarkan bentuk tubuhnya yaitu lumut hati, lumut tanduk, lumut daun / lumut sejati.

Dan berikut ini adalah jenis varietas lumut yang paling banyak ditemukan :

  1. Lumut Hati (Hepaticopsida)

Hepaticopsida adalah nama latin lumut hati  yang memiliki 6000 jenis spesies. Nama lumut hati diambil karena lumut ini memiliki banyak lekukan dan sekilas mirip bentuk hati. Sedangkan Ciri-ciri umum lumut hati adalah sebagai berikut :

  • Secara umum dan kebanyakan yang ditemukan lumut hati tidak mempunyai daun, meski sebagian lainnya ada juga yang memiliki daun.
  • Bentuk tubuhnya menyerupai lembaran, berlobus, dan pipih.
  • Media yang sering ditumbuhi lumut hati sebagian besar adalah tanah yang lembab. Seperti pada wilayah hutan hujan tropis yang memiliki curah hujan tinggi. Beberapa di antaranya juga ditemukan tumbuh di permukaan air seperti danau dan sungai.
  • Dalam bertahan hidup, lumut hati tumbuh dengan mendatar dan melekat pada bebatuan atau tumbuhan lain dengan bantuan rizoid.
  • Lumut hati memiliki alat reproduksi yang bentuknya mirip payung.
  • Adapun beberapa spesies yang tergolong dalam kelompok lumut hati adalah Haplomitrium sp., Riccardia indica, Pellia calycina, Marchantia polymorpha, Reboulia hemisphaerica, Scapania nemorosa, Jungermannia sp.

 

  1. Lumut Tanduk (Anthocerotae)

Jika Anda sesering menemukan ada lumut yang dijadikan dekorasi aquarium, bisa jadi itu adalah lumut tanduk. Karena memang lumut tanduk ini sangat cocok untuk menjadi salah satu item di aquarium. Caranya hanya dengan menempelkan beberapa potongan lumut pada posisi bawah akuarium.

Lumut tanduk tidak berbeda jauh dengan lumut hati, yang membedakan adalah sporofitnya yang berbentuk kapsul dan memanjang mirip karpet lebar. Adapun beberapa spesies yang tergolong dalam kelompok lumut tanduk adalah Anthoceros punctatus, Phaeoceros laevis, dan Leiosporoceros.

 

  1. Lumut Daun (Bryopsida)

Lumut daun / lumut sejati (Bryopsida) merupakan jenis lumut yang mempunyai jumlah paling banyak jika dibandingkan dengan lumut hati dan lumut tanduk. Berikut ini adalah ciri – ciri lumut daun :

  • Lumut daun mirip dengan tumbuhan kecil yang tumbuh tegak dengan tinggi sekitar 10 cm, dan beberapa ada yang mencapai 40 cm.
  • Daunnya berukuran kecil dan tersebar di sekeliling batangnya.
  • Akar lumut sejati berjenis lumut rizoid, dengan batang dan daun sederhana.
  • Banyak ditemukan tumbuh di permukaan tanah, bebatuan, tembok hingga kulit kayu.
  • Memiliki kebiasaan hidup berkelompok dan memiliki tampilan yang menyerupai hamparan tebal mirip beludru
  • Adapun beberapa spesies yang tergolong dalam kelompok lumut daun adalah Polytrichum hyperboreum, Sphagnum palustre, Polytrichum commune, Dichodontium, Campylopus, Sphagnum squarrosum.

 

Masa pertumbuhan lumut diawali dari spora kecil dan haploid kemudian spora akan tumbuh berkecambah yang menjadi suatu protalium yang pada lumut dinamakan protonema. Dan protonema pada lumut ini akan tumbuh besar namun ada juga yang tetap berukuran kecil. Pada protoneme ini terdapat kuncup-kuncup yang tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan lumutnya.

Tallus merupakan tubuh tumbuhan lumut yang merupakan lembaran – lembaran daun  (hepaticae), atau telah mempunyai habitus seperti pohon kecil dengan batang dan daun-daunnya (pada musci), tetapi padanya belum terdapat akar yang sesungguhnya, melainkan hanya rizoid-rizoid yang berbentuk benang-benang atau kadang-kadang memang telah menyerupai akar.

Pada saat memasuki masa ini akan  terbentuk  gametangium. Dan setealh sel telur dibuahi oleh spermatozoid yang memiliki bentuk yang menyerupai spiral atau alat pembuka gabus tutup botol dengan dua bulu cambuk itu, maka untuk zigot lumut tidak akan memerlukan waktu istirahat dulu tetapi akan terus berkembang menjadi embrio yang diploid.

Bagian bawah embrio dinamakan kaki. Pada Kaki ini akan masuk ke jaringan lumut yang lebih dalam dan berfungsi sebagai alat penghisap (haustorium). Embrio itu lalu tumbuh dan membentuk suatu badan yang bulat atau jorong. Melalui tangkai yang berukuran pendek atau panjang akan masuk ke bagian dalam yang berbentuk bulat itu dibentuk spora, oleh sebab itu bagian tersebut juga disebut capsule spora. Capsule spora juga dianggap sinonim dengan sporogonium karena leher arkegonium amat sempit, maka sporogonium tidak dapat menembusnya dan bekas dinding arkegonium ikut terangkat dan merupakan tudung capsule spora.

Demikian artikel kami mengenai tanaman lumut yang bisa Anda ketahui. Intinya tanaman lumut sebenarnya bukan hanya tanaman liar yang dianggap gulma,tetapi juga memiliki berbagai manfaat lain khususnya untuk ekosistem air. Adanya lumut bisa meningkatkan kejernihan air. Bahkan bisa melindungi air tanah, dan juga bisa dimanfaatkan untuk item dekorasi aquarium dengan konsep aquascape.