Jenis-Jenis Tanaman Hias Palem Kipas

Jenis-Jenis Tanaman Hias Palem Kipas

Jenis-jenis Tanaman Hias Palem Kipas

Jenis-jenis Tanaman Hias Palem Kipas –  mungkin banyak yang sudah mengetahuinya bahwa tanaman palem merupakan tanaman dari suku pinang-pinangan atau Aracaceae yang mana tanaman ini merukan tanaman yang masih satu kerabat dengan tanaman kelapa, enau dan pinang.

Jenis-Jenis Tanaman Hias Palem Kipas

Palem merupakan salah satu kelompok tumbuhan tinggi yang termasuk dalam kelas tumbuhan berkeping satu (monocotyledoneae). Kelompok tumbuhan ini banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias, karena penampilannya yang indah dan menarik serta pemeliharaannya yang mudah. Selain sebagai tanaman hias, jenis-jenis palem tertentu mempunyai potensi sebagai sumber karbohidrat yang berupa pati atau gula, seperti aren (Arengapinnata), Nipah (Nypa fruticans), Sagu (Metroxylon sago), dan kelapa (Cocos nucifera); sumber minyak, seperti kelapa dan kelapa sawit (Elais guineensis); bahan bangunan seperti kelapa, nibung (Oncosperma tigillarium) dan wanga (Pigafetta filaris); bahan anyam-anyaman seperti rotan dan lontar (Borassus flabellifer) dan bahan penyegar seperti pinang sirih (Areca catechu). Ditinjau dari segi ekonomi perannya dalam kehidupan manusia, palem diduga menempati urutan kedua setelah suku rumput-rumputan (Poaceae).

Di dunia diperkirakan terbisa 2800 jenis palem yang terdiri atas 200 marga. Dari jumlah tersebut 576 jenis diantaranya (46 marga) merupakan palem asli Indonesia. Kebun Raya Bogor merupakan salah satu Kebun Raya di dunia yang memiliki koleksi palem yang cukup lengkap. Saat ini palem yang sudah dikoleksi berjumlah 1215 spesimen, yang terdiri atas 286 jenis (92 marga).

Palem merupakan salah satu jenis tanaman yang masuk ke dalam golongan tanaman hias. Tanaman ini sangat popular dikalangan masyarakat terutama pada kalangan masyarakat di perkotaan.

Hal ini ini dikarenakan tanaman hias ini cukup mudah perawatannya dan bisa tumbuh di daerah tropis dan sub-tropis, di dataran rendah maupun dataran tinggi, selain itu tanaman ini juga bisa  tumbuh di tanah yang subur maupun yang gersang sekalipun.

Salah satu dari jenis tanaman palem ini adalah jenis PALEM KIPAS. Palem kipas, atau dalam bahasa latin disebut juga Livistona chinesis memiliki ciri yang unik yang membedakannya dari jenis palem yang lain, yaitu bentuk daunnya yang membentuk setengah lingkaran dan menyerupai kipas. Diameter daunnya bisa mencapai 30-50 cm dan tingginya bisa mencapai 10 meter pada habitat aslinya.

Klasifikasi Palem Kipas

Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas : Arecidae
Ordo : Arecales
Famili : Arecaceae (suku pinang-pinangan)
Genus : Livistona
Spesies : Livistona spp

Mengenal 7 Jenis Palem Kipas

Jenis-Jenis Tanaman Hias Palem Kipas

  1. Palem Sadeng Sinensis

Palem sadeng (Saribus Rotundifolius) adapula yang menyebutnya Palem Serdang memiliki ciri khas daun yang berbentuk bulat seperti kipas dan berwarna hijau cerah ketika masih muda. Tanaman ini bisa tumbuh hingga 12 m dengan diameter batang bisa mencapai 25cm. Batang  dari palem jenis ini cenderung melengkung seperti batang pohon kelapa, pada ujung daunnya terbisa rumbai-rumbai dan batang daunnya tidak berduri.

  1. Palem Sadeng Minyak

Tidak jauh berbeda dengan palem sadeng sinensis, tanaman ini juga memiliki daun yang menyerupai kipas. Perbedaannya adalah tanaman ini memiliki daun yang mengkilap walau sudah dewasa dan memiliki batang yang tegak lurus. Tanaman ini bisa tumbuh hingga 20 meter dengan diameter batang mencapai 25cm.

  1. Palem Dop

Palem kipas atau tanaman yang daunnya menyerupai kipas yang satu ini mempunyai ciri khas posisi daun yang membentuk sudut 45 derajat dengan batangnya pada daun tua. Palem dob memiliki warna daun yang pudar dan bisa mencapai tinggi 10m. Tanaman ini agak sedikit rewel, itu dikarenakan palem dop menyukai banyak air yang membuat tanaman ini mudah stress.

  1. Bismarckia

Diberi nama sesuai dengan nama kanselir pertama dari Kerajaan Jerman, Pangeran Otto von Bismarck dan mengikuti nama dari saudaranya Bismarckia Nobilis yang berasal dari bahasa latin yang artinya tumbuh dari batang soliter. Tanaman ini memiliki ciri, daun berbentuk bulat dengan lebar bisa mencapai 3 m, berwarna abu-abu dengan batang berwarna coklat, Bismarckia bisa tumbuh hingga 25m di habitat alaminya sedangkan dalam budidaya tanaman ini hanya bisa mencapai tinggi 12 m saja.

Biasanya yang paling banyak dibudidayakan adalah yang berdaun abu kebiruan, meskipun ada juga yang berwarna hijau.

  1. Palem Sadeng Kebo

Jenis palem kipas yang satu ini sangat mirip dengan palem sadeng minyak. Perbedaannya adalah daunnya yang tidak mengkilap seperti sadeng minyak. Sadeng kebo memiliki diameter batang yang bisa mencapai 50cm, tanaman ini mudah stress dan termasuk sulit dalam perawatannya, sehingga jarang diminati.

  1. Palem Waregu

Palem Waregu adalah salah satu jenis palem yang tumbuh berumpun, daunnya berwarna hijau tua dan berbentuk kipas dengan 5 – 10 torehan dalam 1 daun dan memiliki lebar 15-50 cm. Tanaman yang berasal dari Asia Timur dan Asia Tenggara ini memiliki batang beruas sebagai tempat tumbuh daun menyerupai bambu dan terbisa bulu halus yang menyelimuti batang.

  1. Palem Kol

Merupakan jenis palem yang daunnya menyerupai kipas berbentuk bundar utuh dengan diameter daun 60 – 100 cm, kedua sisinya. Helai daun berlipat kecil-kecil dengan warna hijau mengkilap dengan tepi bergerigi dan memiliki bunga berwarna yang berwarna mencolok.

Cara menanam Palem

Palem tidak menuntut syarat tumbuh yang aneh-aneh. Lebih suka ditanam di tanah yang mengandung pasir, tapi tidak suka tergenang air. Bisa ditanam di daratan rendah maupun daratan tinggi. Selain ditanam di pinggir jalan atau di halaman, palem juga bisa ditanam di dalam pot. Bagaimana caranya? – Di dalam pot

Beberapa jenis palem, seperti palem merah, palem botol, palem wregu, palem kol, ditanam dalam pot. Bagaimana caranya? Sediakan pot dari tanah liat atau drum bekas. Bagian bawah pot diberi pecahan bata merah, dan diatasnya diberi campuran sekam padi, sabut kelapa, dan pasir (1 : 2 : 1). Bibit palem ditanam ke dalam pot. Lakukan penyiraman. Jangan lupa beri pupuk NPK sebanyak 1 sendok teh setiap 1 – 2 bulan sekali.

Langsung di tanah Bagaimana dengan palem yang langsung ditanam di pinggir jalan, seperti palem raja atau palem putri? Caranya, buat lubang tanam berukuran 30 x 30 x 30 cm, dan biarkan selama sekitar minggu. Setelah itu, masukkan bibit ke lubang, dan timbun sampai pangkal batang. Padatkan tanah di sekitar batang. Jika tinggi palem mencapai 3 meter lebih, pupuk dengan 3 kg NPK per tanaman.

Jika tinggi kurang dari 3 meter, beri 1 kg NPK per tanaman. Pemupukan sebanyak 3 kali dalam setahun. Caranya, pupuk dibenam ke dalam tanah berjarak 10 – 15 cm dari batang pokok.

Merawat Palem Agar penampilan palem semakin menggoda, lakukan perawatan berikut ini:

  1. Penyiraman Lakukan sesuai kebutuhan.
  2. Hindari jangan sampai menimbulkan genangan air.
  3. Pemupukan Lakukan sebulan sekali selama musim penghujan.
  4. Di musim kemarau, pertumbuhan palem tidak aktif karena mengalami masa istirahat. Karena itu, tak perlu melakukan pemupukan. Berikan 0,5 – 1 kg NPK per tanaman jika tinggi tanaman kurang dari 2 meter; atau 1 – 2 kg NPK per tanaman jika tinggi mencapai 3 meter lebih
  5. Pengepotan kembali jika akar palem dalam pot sudah membentuk bola dan memenuhi seluruh volume pot, lakukan pengepotan kembali. Yang baik adalah di musim penghujan. Hama Yang sering adalah hama belalang (Valanga nigricans). Gejalanya, tampak gigitan tidak teratur di tepi daun, bahkan gigitan belalang bisa berkelanjutan hingga yang tersisa hanya tulang daun.Jenis-Jenis Tanaman Hias Palem Kipas

Naah itu lah beberapa jenis tanaman hias palem kipas dan juga cara menanam dan merawatnya. Semoga artikel ini bermanfaat… simak terus ya artikel menarik dari  GrosirBibitTanaman.Co.ID